1. MEMBERI SALAM
عن انس رض قال ....... فجاء رسول الله صلى الله عليه وسلّم فسلّم على الصبيان وهم يلعبون
Dari Anas ra., ia berkata: "......Maka Rasulullah saw. datang, kemudian memberi salam kepada anak-anak yang sedang bermain-main." (HR. Ibnu Hibban, Abu Nu'aim, dan Al-Khathib).
عن انس بن مالك انّه مرّعلى صبيان فسلّم عليهم وقال كان النبيّ صلّى الله عليه وسلّم يفعله بهم
Dari Anas bin Malik, sesungguhnya bila dia melewati anak-anak, dia memberi salam kepada mereka dan dia berkata: "Nabi saw. biasa berbuat seperti ini terhadap mereka." (HR. Bukhari, Muslim, dan Darimi, dengan lafadz Bukhari no. 5778 CD)
Penjelasan:
Hadits di atas menjelaskan bahwa di antara kebiasaan Rasulullah saw. ketika bertemu dengan anak-anak para shahabat atau cucunya sendiri, beliau selalu memberi salam lebih dahulu kepada mereka. Hal ini pula yang kemudian menjadi kebiasaan Anas bin Malik bila melewati anak-anak.
Dengan perlakuan Rasulullah saw. seperti tersebut kepada anak-anak, anak-anak para shahabat dan cucu beliau menjadi sangat akrab dan cinta kepada beliau. Keakraban ini menjadikan anak-anak para shahabat, seperti halnya Anas bin Malik, kemudian menjadi tulang punggung dakwah Islam dan pelopor perjuangan Islam yang sangat berjasa besar dalam menegakkan dan meneruskan dakwah Rsulullah saw..
Para orang tua dapat mengambil pelajaran dari Hadits di atas tentang pentingnya ibu bapak memberi salam kepada anak-anaknya agar mereka mendapatkan kebaikan dan limpahan rahmatdari Allah. Para orang tua yang selalu memberi salam kepada anak-anak, baik anaknya sendiri maupun anak orang lain, akan mudah akrab dengan anak-anak dan anak-anak pun akan lekat dengan dirinya. Cara ini dapat membuat mereka betah di rumah dan senang kepada ibu bapaknya sehingga menjadi anak-anak yang patuh dan suka mendengar dan memperhatikan tuntunan ibu bapaknya. (Muhammad Thalib)